Home  |  Lengkeng  |  Tabulampot  |  Pembibitan  |  Perawatan  |  Pembuahan  |
 
Gambar Besar
   ADDRESS
Penangkaran Tanaman Buah Lengkeng Dataran Rendah dan Bibit Buah Lainnya
Jl. Kebagusan Raya, Jakarta Selatan - Indonesia
081316200600
Email :
Kota :Jakarta

Bibit Lengkeng Dataran Rendah (23)
Bibit Buah Langka (11)
Bibit Buah Lainnya (8)

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI

MENANAM KELENGKENG DALAM POT

Kita dapat memiliki pohon lengkeng sendiri di halaman rumah atau di dalam pot. Jika Anda memiliki kerabat yang memiliki pohon lengkeng, Anda bisa mencangkok atau meminta potongan rantingnya untuk ditempel dengan tanaman lain. Jika tidak, Anda bisa menanam bijinya. Pohon cangkokan akan berbuah pada tahun ke-2 atau 3, sedangkan pohon dari biji baru akan berbuah paling cepat pada tahun ke-7. Pohon cangkokan sangat rentan terhadap gangguan fisik seperti angin karena jenis akarnya serabut, tidak seperti pohon dari biji yang jenis akarnya tunggang. Saat dewasa, pohon lengkeng bisa menjadi sangat rimbun dan menambah kesegaran udara di halaman rumah karena kemampuan fotosintesisnya.

Walaupun di pada awalnya lengkeng hanya bisa hidup di dataran tinggi, setelah melalu proses adaptasi, saat ini lengkeng dapat juga hidup di dataran rendah mulai ketinggian 200 mdpl. Dibutuhkan suasana yang lembab agar pohon lengkeng tumbuh normal, yaitu dengan curah hujan berkisar 1.500-3.000 mm per tahun, dan dengan periode basah selama 9-12 bulan dan periode kering selama 2-4 bulan. Jika tinggal di wilayah yang berperiode kering lebih dari 4 bulan, kita bisa mengakalinya dengan menyiram lebih banyak air.

Jika ingin biji lengkeng yang kita tanam tumbuh menjadi individu baru, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Biji lengkeng akan kehilangan kemampuan untuk tumbuh dalam 1-2 minggu setelah dipisahkan dari daging buahnya, sehingga penanaman dianjurkan dilakukan sesaat setelah biji dan daging buahnya dipisahkan. Kedalaman tanah untuk penanaman yang disarankan adalah + 2 cm, jika tidak, maka pertumbuhan biji akan terganggu. Selanjutnya akan berlangsung proses perkecambahan yang memakan waktu 7-10 hari.

Pohon lengkeng biasanya berumah satu, yaitu memiliki bunga hermafrodit (jantan dan betina) dalam satu pohon. Namun terdapat pula pohon lengkeng yang berumah dua, yaitu hanya memiliki bunga jantan atau betina. Bunga jantan akan menghasilkan serbuk sari, sedangkan bunga betina memiliki “rahim” untuk  pembesaran buah. Bunga betina dapat diidentifikasi dari kehadiran 2 cuping putik pada bagian tengahnya, sedangkan bunga jantan dari kehadiran 8 benang sari pada sekeliling letak putik. Pohon hasil penanaman biji lebih sering tumbuh menjadi pohon jantan, oleh karena itu disarankan agar kita menanam banyak biji untuk mendapatkan individu dengan jenis kelamin bervariasi.

Kecepatan tumbuh pohon lengkeng ditunjang oleh pemberian pupuk dalam dosis yang tepat serta penyiraman yang teratur. Proses perbungaan dan penghasilan buah pada pohon lengkeng di iklim tropis tidak selalu terjadi dan tidak bisa diprediksi.  Jika kita mengharapkan pohon lengkeng kita berbuah, pemberian pupuk dan penyiraman harus dihentikan pada bulan September hingga Maret untuk merangsang pertumbuhan bunga. Perbungaan juga dapat dirangsang dengan pemberian larutan KClO3 (Potasium Klorat) dengan konsentrasi 1-2% pada tanah atau daunnya. Musim keluar bunga adalah bulan Maret, dan buah akan dihasilkan pada Juli hingga September. Satu pohon dewasa bisa memproduksi 25-225 Kg buah lengkeng per tahun.

Dengan mengetahui segala kelebihannya, kita kini memandang buah lengkeng bukan hanya sebagai pemanja lidah, tetapi juga sebagai penyehat tubuh. Selain itu, sah-sah saja jika buah ini kita katakan sebagai sahabat pesepeda, karena dengan mengonsumsinya, seorang pesepeda bisa mendapat tambahan energi, terhindar dari bau badan, memiliki kulit yang kembali segar pasca terbakar matahari, obat luka bila terjatuh, serta tempat istirahat di bawah pohonnya yang rindang. Jangan ragu untuk mengonsumsi lengkeng dalam jumlah yang banyak, mumpung sedang musimnya.

 
KLASIFIKASI DAN SYARAT HIDUP LENGKENG

Lengkeng (Nephelium Longan) termasuk keluarga Sapindaceae. Kerabat dekat lengkeng cukup banyak. Beberapa diantaranya bahkan telah ditanam secara komersial, seperti rambutan (Nephelium Lappaceum) dan leci (N, Litchi Camb).

Lengkeng termasuk tanaman tahunan yang berbatang keras. Jika dibandingkan dengan tanaman keras lainnya, lengkeng termasuk pendek, yakni 10 - 20 meter. Mengenali tanaman ini cukup mudah. Secara umum lengkeng memiliki daun majemuk yang tersusun berhadap-hadapan dalam satu tangkai. setiap tangkai terdiri dari 3 - 6 pasang anak daun. Permukaan daun bagian atas berwarna hijau tua mengilap. Panjang daun sekitar 10 cm dan lebar sekitar 3,5 cm. Tepi daun rata dan ujung runcing. Sementara itu, bunganya dapat dikenali dari warnanya yang putih kekuning-kuningan dan tersusun dalam bunga majemuk malai. Ukurangan bunga relatif kecil, sehingga tidak tampak jelas jika dilihat dengan mata telanjang.

Tanaman lengkeng dibagi menjadi dua kelompok, yakni lengkeng berumah satu (dalam satu pohon terdapat bunga jantan dan betina) dan lengkeng berumah dua (dalam satu pohon terdapat satu jenis bunga jantan atau betina saja).

Di Cina, lengkeng disebut long yen yang berarti mata naga. Hal ini disebabkan buah lengkeng yang dikupas tampak berkilau dengan biji berwarna hitam  membayang seperti mata naga. Secara umum buah lengkeng mudah dikenali. Buah lengkeng berukuran lebih kurang sebesar kelereng dengan bentuk bulat bundar. Buah yang bergerombol pada malainya ini memiliki kulit tipis dan berwarna cokelat muda sampai kehitaman. Permukaan kulit buah berbintil-bintil. Daging buah berwarna putih bening dan mengandung air yang banyak. Rasanya sangat manis dengan aroma harum yang khas. Biji berbentuk bulat berwarna hitam dan daging biji berwarna putih. Biji lengkeng mengandung karbohidrat, sedikit minyak, dan saponin. Saponin ini dapat digunakan untuk bahan sampo pencuci rambut.

 
SEKILAS DENGAN KELENGKENG

 

Buah lengkeng memiliki cita rasa yang khas. Aromanya yang harum mengundang minat untuk segera mencicipinya. Saat digigit, rasa manis berair segera menyegarkan mulut. Buah lengkeng memang eksklusif dan dan harganya yang relatif mahal membuatnya hanya menjadi konsumsi sebagian masyarakat menengah ke atas.

Buah lengkeng sangat menyehatkan karena kandungan nutrisinya. Setiap 100 gram buah lengkeng segar mengandung nutrisi seperti di bawah ini

Tabel

Kandungan Gizi Dalam Setiap 100 gram

Buah Lengkeng Segar

 

No.

Jenis Zat Gizi

Kadar

1.

Kalori (kal)

71,00

 

2.

Protein (g)

1,00

 

3.

Karbohidrat ( (g)

1,40

 

4.

Lemak (g)

15,60

 

5.

Serat (g)

0,30

 

6.

Abu (g)

1,00

 

7.

Kalsium (mg)

23,00

 

8.

Fosfor (mg)

3,60

 

9.

Zat Besi (mg)

0,40

 

10.

Vitamin B (mg)

0,03

 

11.

Riboflavin (mg)

0,14

 

12.

Niasin (mg)

0,30

 

13.

Vitamin C (mg)

56,00

 

                                                   Sumber : Trubus, 301 (1994)

Buah lengkeng lokal asal Bantul memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi yaitu sekitar 328 mg / 100 gram. Mengkonsumsi buah lengkeng segar setiap hari dapat menghaluskan kulit. Buah lengkeng juga diyakini bisa memperkaya darah dan meningkatkan kekuatan fisik. Karenanya, mereka yang baru selesai menjalani perawatan karena sakit dianjurkan mengkonsumsi buah lengkeng untuk membantu memulihkan tenaga. Disamping itu, buah lengkeng juga dapat menyembuhkan batuk dan asma.

 

Buah lengkeng dapat diolah dan dimanfaatkan untuk berbagaihal. Di Cina, buah lengkeng dalam berbagai bentuk olahan digunakan sebagai obat. Seduhan buah lengkeng yang telah dikeringkan dapat menambah energi dan memulihkan luka dalam. Madu lengkeng, dipercaya dapat menambah keperkasaan kaum pria. Biji lengkeng mengandung saponin, zat yang dapat membentuk larutan mirip sabun, sehingga bisa diolah menjadi sampo dan antiseptik.

 

Prospek komoditas lengkeng cukup cerah. Permintaan pasar dalam negeri terhadap buah lengkeng cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar dalam negeri dibanjiri buah lengkeng dari Thailand, baik dalam bentuk buah segar maupun olahan dalam kaleng (canning). Karenanya, dengan mudah kita dapat menemukan lengkeng di pasar-pasar tradisionil dan pasar swalayan.

Hingga kini, permintaan terhadap bibit lengkeng terus meningkat tajam. Dijual bibit lengkeng setinggi 30 cm seharga minimum Rp. 60.000. Harga bibit bisa semakin mahal, sesuai dengan umur dan kualitasnya. Tanaman lengkeng dalam pot dapat berharga mulai dari Rp. 250.000. Lengkeng yang dikembangkan masih jarang dikembangkan antara lain Diamond River, Pimpong, Itoh, Aroma Durian, Gading, Kristalin, Fuand Ray.

 

ShoutBox
INDEX | ADD TESTIMONI
Penangkaran Bibit Lengkeng Dataran Rendah, Bibit Buah Langka dan Bibit Buah

Promosikan Halaman Anda Juga